HOT NEWS
Ikuti kami:   facebook RSS
Monday, 21st April 2014

Caleg Demokrat yang Bermasalah Hukum Tetap Masuk Daftar Calon Sementara

Oleh   /   17 Juli 2013  /   No Comments

  Print       Email


KPU telah melaporkan aduan masyarakat terkait daftar caleg sementara (DCS) yang berstatus hukum tersangka, atau terdakwa, atau terpidana yang berjumlah 30 orang. Partai Demokrat penyumbang terbanyak, yaitu 10 orang.

Andi_Nurpati

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Nurpati mengatakan, KPU telah 2 kali memberikan surat kepada partainya berdasarkan aduan masyarakat. Sebab itu Demokrat telah memperbaikinya, dan tak ada caleg Demokrat yang gugur dalam Daftar Pemilih Sementara (DCS).

“Terkait syarat caleg sesuai UU, insya Allah tidak ada satupun dari masukan masyarakat tersebut dapat menggugurkan bacaleg PD (Partai Demokrat),” kata Andi dalam pesan singkatnya di Jakarta.

KPU juga telah 2 kali memberi surat tentang tanggapan masyarakat. Dalam surat itu isinya terdapat perbedaan nama dan jumlah DCS. Ada nama caleg yang tidak ada namanya dalam DCS hasil perbaikan (DCSHP) Partai Demokrat.

“Umumnya tanggapan masyarakat tersebut tidak berpengaruh terhadap syarat-syarat caleg. Ada juga 1 caleg yang Partai Nasdem dikirim ke PD,” ujarnya. Sedangkan untuk nama-nama calon yang tersangkut masalah hukum, Andi menegaskan semua masalah hukum telah diselesaikan.

“2 nama (1 sudah PK menang, 1 tersangka) tidak ada nama tersebut dalam DCSHP PD, 1 kasus utang piutang, yang lain moral terkait rumah tangga, 1 ijazah (caleg DPRD di kabupaten), beberapa yang lain hanya menyoal caleg asli daerah di dapil tertentu,” ujarnya.

KPU telah melaporkan aduan masyarakat terkait daftar caleg sementara (DCS) yang berstatus hukum tersangka, atau terdakwa, atau terpidana yang berjumlah 30 orang. Partai Demokrat penyumbang terbanyak, yaitu 10 orang. (ma)


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *


8 − = 6

HUKUM

REGIONAL

EKONOMI

GLOBAL

UMUM

KESEHATAN

GAYA HIDUP

HIBURAN

Baca juga...

tki

WNI Terancam Hukuman Mati Mencapai 246 Orang

Selengkapnya →