HOT NEWS
Ikuti kami:   facebook RSS
Thursday, 24th April 2014

Rusia Siap Hadapi Serangan Amerika Ke Suriah

Oleh   /   30 Agustus 2013  /   No Comments

  Print       Email


Rencana serangan Amerika Serikta ke Suriah, membuat Rusia—sekutu tradisional Suriah—langsung bereaksi. Kantor berita Interfax mengutip pejabat militer Rusia melaporkan Moskow akan mengirimkan satu kapal perang berpeluru kendali dari Armada Laut Hitam dan satu kapal perang anti-kapal selam dari Armada Utara dalam beberapa hari ke depan.

214420_620

JAKARTA – Rencana serangan Amerika Serikta ke Suriah, membuat Rusia—sekutu tradisional Suriah—langsung bereaksi. Kantor berita Interfax mengutip pejabat militer Rusia melaporkan Moskow akan mengirimkan satu kapal perang berpeluru kendali dari Armada Laut Hitam dan satu kapal perang anti-kapal selam dari Armada Utara dalam beberapa hari ke depan.

Rencana serangan Amerika Serikat itu dirancang karena negeri Abang Sam menyimpulkan bahwa pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad telah melakukan serangan senjata kimia di kota-kota pinggiran Damaskus. Meski demikian, Presiden Barack Obama menegaskan belum membuat keputusan apakah akan melakukan intervensi militer ke Suriah atau tidak.

“Harus ada konsekuensi internasional, jadi kami berkonsultasi dengan para sekutu kami,” kata Obama, kemarin. “Ada kemungkinan senjata kimia itu bisa saja ditujukan kepada kami, dan kami ingin memastikan hal itu tidak terjadi.”

Amerika, kata Obama, masih harus menunjukkan informasi intelijen untuk mendukung klaim mereka bahwa pemerintah Assad menggunakan senjata kimia di Ghouta, 21 Agustus lalu, yang diklaim menewaskan sekitar 1.300 orang.

Manuver kedua negara adi daya itu tampaknya bikin was-was Sekjen PBB Ban Ki-moon. Dia  meminta semua pihak bersabar. PBB memerlukan waktu empat hari lagi untuk menyelesaikan investigasi dan meminta agar timnya diberi waktu untuk melaksanakan pekerjaan mereka. Tim PBB yang dipimpin oleh ahli senjata Swedia, Aake Sellstroem, itu akan kembali dari Suriah hari ini sebelum melaporkan temuannya.

Suriah menyangkal penggunaan senjata kimia, dan balik menuduh pejuang oposisi bertanggung jawab atas serangan tersebut. Damaskus menyebutkan Barat merekayasa alasan untuk melancarkan serangan. Presiden Assad menegaskan tak gentar menghadapi kemungkinan aksi militer Amerika Serikat dan sekutunya.

“Sejak awal krisis, seperti yang kalian tahu, kami telah menunggu musuh kami yang sebenarnya menampakkan diri,” kata Assad di hadapan pejabat Suriah seperti dilansir harian Libanon, Al-Akhbar, kemarin. “Ini konfrontasi bersejarah, dan kami akan muncul sebagai pemenang.” REUTERS | AL-JAZEERA | RAJU FEBRIAN


Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *


3 + = 5

HUKUM

REGIONAL

EKONOMI

GLOBAL

UMUM

KESEHATAN

GAYA HIDUP

HIBURAN

Baca juga...

Satelit NASA Ikut Bantu Cari Pesawat MH370

Selengkapnya →